08 August 2012

Young Entrepreneur, Creativity, and Innovation


International Young Creative Entrepreneur (IYCE) Awards adalah kompetisi bagi para wirausahawan muda yang mampu berinovasi dalam industri kreatif dan berdampak positif terhadap komunitas dan sektor lokal. Panitia IYCE Awards 2012 telah memilih 20 wirausahawan kreatif muda Indonesia yang dikarantina untuk mengikuti workshoptalkshow, dan kunjungan ke industri kreatif yang berada di sekitar Jakarta.
Pada 14 Juli 2012, para finalis yang sebelumnya dikarantina mengikuti grand final yang bertempat di Balairung Soesilo Soedarman di Gedung Sapta Pesona. Semua finalis menjalani penjurian dengan juri yang terdiri dari Svida Alisjahbana, CEO Femina Group, Joshua Simanjuntak pemenang IYCE Design 2011 dan pemilik Zylia Studio, serta Steve Taylor mentor kewirasuhawan dari Inggris. Sedangkan juri untuk kategori Screen & Interactive adalah Wahyu Aditya pemenang IYCE 2007 yang sekaligus juga pemilik Hellomotion & pendiri Hellofest, Stefan Magdalinski Global CEO Multiply, dan Indra Utoyo CIO dari PT Telkom Indonesia dan juga kepala dari MIKTI
Begitu karantina dan penjurian selesai, semua bersiap menghadiri Creative Entrepreneur Night yang dimulai dengan elevator pitch oleh para finalis yang menerangkan 4 poin penting : “what do you do, to whom you sell, why people want it & what do you need for investment”. Finalis dibagi menjadi beberapa batch, ada yang bertujuan mencari investor, mencari partner, serta promo bisnisnya. Diselingi dengan presentasi dari Mekar Entrepreneur Network, unit bisnis sosial dari Putera Sampoerna Foundation yang menerangkan elevator pitch itu sendiri kepada para pengunjung.
Di ujung malam grand finalBritish Council Indonesia akhirnya mengumumkan 2 pemenang yaitu Dewi Tanjung, Pemilik CV De Tanjung untuk Kategori Desain dan Fesyen. Sementara penulis blog dan pemilik UP! Shoes Diana Rikasari menjadi pemenang untuk Kategori Film dan Interaktif.
De Tanjung milik Dewi Tanjung berdiri tahun 2003 bergerak dalam produksi kerajinan tradisional, kartu undangan pernikahan, dan suvenir. Dewi mengkhususkan diri pada penggunaan barang daur ulang, seperti botol, kain perca, dan dedaunan kering. Ia memberdayakan komunitas wanita di perkampungan Banjararum dan penjara wanita Sukun. Dewi juga sebelumnya merupakan pemenang Wirusaha Muda Mandiri 2010 kategori Industri Kreatif.
Sementara pemenang untuk Kategori Film dan Interaktif, Diana Rikasari, membuat terobosan dalam industri fashion e-commerce untuk lini sepatunya dengan menggunakan media digital dan internet. Berpengalaman lima tahun sebagai penulis blog Indonesia terkenal bertajuk "Hot Chocolate and Mint" membuat Diana terlibat aktif dalam belajar memahami dan menginspirasi pembacanya. Lebih dari sekadar usaha sepatu, UP! sukses membangun sebuah komunitas. Kepeduliannya pada masyarakat, terutama anak-anak yang membutuhkan pendidikan, dibuktikan melalui program beasiswa Level UP!.
Kedua pemenang pun berkesempatan mendapatkan pendanaan proyek dari Inggris dan/atau Indonesia. Juga berkunjung ke Inggris selama tujuh hari. Di sana, mereka akan bertemu dengan wirausahawan kreatif muda lainnya dari 27 negara; berjejaring dengan pemuka industri di Inggris, berpartisipasi dalam kegiatan masterclass eksklusif, dan kesempatan untuk mempromosikan usaha kreatif mereka dalam festival internasional.



 Wahyu Aditya, Pemenang IYCE 2007.


 Para finalis sedang melakukan elevator pitch kepada para hadirin

Pemenang IYCE 2012 dengan para juri dan para finalis lainnya.

1 comments:

Mustika said...

nice post! i'm diana fans :)

Post a Comment

Copyright © 2011 Seratus - All rights reserved.